Penguatan Ketahanan Pangan Nasional melalui Pupuk Terjangkau dan Penguatan Cadangan Beras
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui kebijakan strategis di sektor pertanian. Salah satu fokus utama pemerintah adalah memastikan ketersediaan pupuk yang terjangkau, merata, dan tepat sasaran bagi petani, serta memperkuat cadangan beras nasional sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pangan nasional.
Presiden menyampaikan bahwa pupuk memiliki peran penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Oleh karena itu, pemerintah terus melakukan pembenahan tata kelola pupuk, mulai dari perencanaan kebutuhan, distribusi, hingga pengawasan di lapangan, agar petani dapat memperoleh pupuk secara lebih mudah dan berkelanjutan.
Selain kebijakan pupuk, Presiden Prabowo juga menyampaikan capaian positif terkait stok beras nasional. Saat ini, cadangan beras pemerintah tercatat berada pada level tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia, yang menunjukkan keberhasilan pengelolaan pangan serta penguatan cadangan strategis nasional.
Lebih lanjut, Presiden menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan, tidak hanya pada komoditas beras, tetapi juga pada komoditas strategis lainnya seperti jagung. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan produksi dalam negeri, penguatan sarana dan prasarana pertanian, serta dukungan kebijakan yang berpihak kepada petani.
Pemerintah juga berkomitmen menjaga keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat serta memperluas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui berbagai langkah tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa ketahanan pangan nasional merupakan salah satu prioritas utama pemerintah dalam rangka mendukung pembangunan nasional dan mewujudkan kesejahteraan rakyat.